Way Kanan – Masyarakat Kabupaten Way Kanan mengeluhkan dugaan aktivitas penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang diduga masih terjadi di kawasan SPBU 24.345.23 yang berada di wilayah Simpang Empat, Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Lokasi SPBU tersebut tercatat berada di Jalan Lintas Sumatera, Blambangan Umpu, Way Kanan.
Warga sekitar mengaku resah karena aktivitas pengisian BBM yang diduga tidak wajar kerap terlihat, terutama pada kendaraan tertentu yang datang berulang kali untuk mengisi bahan bakar dalam jumlah besar.
Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, kendaraan yang melakukan pengisian tersebut diduga telah dimodifikasi pada bagian tangki agar mampu menampung BBM lebih banyak dari kapasitas normal kendaraan pada umumnya.
Tidak hanya itu, masyarakat juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tersebut. Pasalnya, lokasi SPBU yang berada tidak jauh dari kantor Polres Way Kanan disebut hanya berjarak sekitar 500 meter, namun dugaan praktik penimbunan BBM masih terus menjadi keluhan warga.
“Kami heran, lokasinya dekat dengan aparat penegak hukum, tapi aktivitas seperti ini seolah terus terjadi. Masyarakat yang benar-benar butuh BBM justru sering kesulitan,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan pada hari minggu 10 Mei 2026.
Keluhan masyarakat ini bukan kali pertama muncul. Pada tahun-tahun sebelumnya, SPBU 24.345.23 juga pernah menjadi sorotan terkait dugaan pengecoran atau pengisian BBM menggunakan jerigen dalam jumlah besar, bahkan pernah dilaporkan mendapat perhatian dari unsur pengawasan migas di Lampung.
Masyarakat berharap Pertamina Patra Niaga, aparat kepolisian, serta instansi terkait segera melakukan inspeksi dan penindakan apabila ditemukan adanya penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan masyarakat luas.
Warga juga meminta pengawasan distribusi BBM diperketat agar penyaluran energi subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.
Reporter: Tim Redaksi Pemukajaya.id
Editor: Naufal Hisyam
Foto: Ilustrasi / Dok. Pemukajaya.id
