Bustami Zainudin Kenang Jejak Perjuangan Ryamizard Ryacudu dan Keluarga Besar Pejuang Way Kanan

Bandar Lampung – Anggota DPD RI asal Lampung yang juga Bupati Way Kanan Periode 2010-2015, Dr. H. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, tokoh nasional sekaligus putra terbaik Lampung yang memiliki akar sejarah kuat dengan Kabupaten Way Kanan.

Bustami mengenang Ryamizard Ryacudu sebagai sosok yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan keluarganya di tanah kelahirannya. Menurut Bustami, setiap tahun keluarga besar Ryacudu secara konsisten melakukan napak tilas perjuangan yang dipimpin langsung oleh Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa almarhum Muzanib Ryacudu, pejuang gerilya yang berjuang melawan kolonialisme di masa perjuangan kemerdekaan.

“Saya mengenang bagaimana setiap tahun Bapak Ryamizard Ryacudu selalu melakukan perjalanan napak tilas perjuangan bersama keluarga besar. Kegiatan itu dilakukan untuk mengenang jasa almarhum Muzanib Ryacudu yang telah berjuang dalam perang gerilya melawan penjajah. Itu adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan para pendahulu,” ujar Bustami.

Bustami menjelaskan bahwa Muzanib Ryacudu merupakan salah satu putra daerah yang memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, sementara Ryamizard Ryacudu senantiasa menjaga warisan sejarah tersebut agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Sebagai sesama putra asli Way Kanan, Bustami menyebut Ryamizard sebagai sosok yang membanggakan daerah asalnya. Ryamizard diketahui berasal dari Kampung Mesir Ilir, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, dan sepanjang perjalanan hidupnya telah mengabdikan diri untuk bangsa melalui berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

“Beliau adalah putra terbaik Way Kanan, putra terbaik Lampung, dan putra terbaik bangsa. Pengabdiannya kepada negara tidak perlu diragukan lagi. Kami masyarakat Way Kanan sangat kehilangan sosok beliau,” kata Bustami.

Atas nama masyarakat Way Kanan dan keluarga besar Lampung, Bustami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Al-Fatihah,” tutup Bustami.

Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Way Kanan dan Lampung yang mengenangnya sebagai tokoh nasional yang tetap menjaga kedekatan dengan tanah kelahirannya serta konsisten merawat nilai-nilai perjuangan para pendahulu.

(Naufal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *