DPD PSI Kota Bandar Lampung Kutuk Keras Dugaan Kekerasan terhadap Wakil Ketua Umum PSI Ron Sinaga

Bandar Lampung – Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung, Randy Aditya, mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dialami Wakil Ketua Umum PSI, Ron Sinaga, dalam insiden yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin sore.

Randy menegaskan, PSI Kota Bandar Lampung berdiri penuh bersama Ron Sinaga dan menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi, maupun tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan, etika, dan supremasi hukum.

“Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang terjadi terhadap Bro Ron Sinaga. Tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi, apalagi terjadi di depan aparat keamanan. Negara hukum tidak boleh kalah oleh tindakan premanisme,” tegas Randy.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan Ron Sinaga, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat dirinya mendampingi sejumlah karyawan PT SKS untuk melakukan audiensi di kantor firma hukum Michael, Putra & Partners di Jakarta. Kehadiran Ron disebut atas permintaan para karyawan yang sebelumnya pernah menjadi kliennya saat masih berpraktik di Sabat Law Firm.

Situasi memanas sekitar pukul 18.00 WIB ketika tiga orang tak dikenal datang ke lokasi dan mengaku sebagai pihak pengamanan kantor. Mereka meminta seluruh pihak keluar dari gedung apabila ingin menyampaikan aspirasi.

Cekcok pun sempat terjadi, sebelum akhirnya aparat dari Polsek Menteng yang telah berada di lokasi mengawal ketiga orang tersebut turun dari lantai lokasi kejadian.

Namun sekitar 15 menit kemudian, ketiga orang tersebut diduga kembali naik ke lantai 4 dan kembali memicu keributan. Tidak lama setelah itu, terjadi dugaan aksi pemukulan terhadap Ron Sinaga di hadapan aparat kepolisian dan unsur keamanan lainnya.

Randy Aditya menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Kalau tindakan kekerasan berani dilakukan di depan polisi dan aparat negara, tentu ini menjadi alarm serius. Kami meminta aparat mengusut tuntas, menangkap pelaku, dan memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” tambah Randy.

DPD PSI Kota Bandar Lampung menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan memastikan tidak ada ruang bagi tindakan kekerasan dalam kehidupan demokrasi maupun dalam aktivitas advokasi hukum.

Reporter: Tim Redaksi Pemukajaya.id
Editor: Naufal Hisyam
Foto: Dok. PSI Kota Bandar Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *