WAY KANAN, PemukaJaya.id – Berdasarkan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan,riset dan teknologi (Permendikbudristek) no 63 tahun 2023 pasal 1 ayat (2), Dana bantuan operasional sekolah yang selanjutnya disebut BOSP adalah dana Alokasi khusus nonpisik untuk mendukung biaya operasional nonpersonalia bagi satuan pendidikan.
Mirisnya dalam pengelolaan anggaran Dana Bos tersebut masih banyak permainan anggaran yang dilakukan oleh oknum oknum nakal Kepala sekolah salah satu nya UPT SDN 01 Tanjung Kurung Kasui (Fu’ad Mustafa ) selaku kepala sekolah.
Berdasarkan sumber yang kami terima dimana penggunaan dan pelaksanaan dana BOS terdapat dugaan Mark ‘up, dalam laporan penggunaan dana BOS tersebut,
Dugaan ini Diperkuat dari hasil investigasi kami, terlihat banyaknya ketidaksesuaian laporan dengan fakta yang ditemukan dilapangan dengan laporan Penggunaan anggaran sekolah tersebut.
Di tahun anggaran 2023 Laporan penggunaan kegiatan ekstra kurikuler yang mencapai Rp 13.325.000,
Asesmen dan evaluasi pembelajaran menghabiskan anggaran Rp19.735.000, lalu pemeliharaan sarana prasarana sebesar Rp,25.372.000 dan bahkan dalam laporan pembayaran honor mencapai Rp.70.200.000
“Dari laporan komponen komponen di atas semakin memperkuat DUGAAN kami kepala sekolah mainkan anggaran atau mark’up dana BOS dan diperkuat dari keterangan siswa kegiatan disekolah hanya beberapa bidang olahraga saja dan buku sekolah yang hanya secara bergilir padahal sekolah selalu menganggarkan pembelanjaan buku dengan jumlah besar seperti tahun 2023 lebih dari puluhan juta, dan setiap tahun pemilharan sekolah dianggarkan dengan jumlah yang lumayan besar akan tetapi sekolah masih seperti tidak terawat semakin memperkuat DUGAAN kami adanya permainan oknum sekolah UPT SDN 01 Tanjung kurung.
Bahkan ditahun 2024 sekolah tidak melaporkan penggunaan dana BOS secara online yang harusnya dapat diakses masyarakat agar dapat dilihat secara transparan..
Berdasarkan UU tentang keterbukaan publik UU no 14 tahun 2008 kami dari pihak tim investigasi mengkonfirmasi kepihak sekolah terkait adanya dugaan penyalahgunan dana BOS, dan agar publik khususnya wali murid UPT SDN1 Tanjung kurung dapat mengetahui secara terbuka dan transparan terkait penggunaan dana BOS, akan tetapi hingga berita ini di naikkan, kepala sekolah selaku penanggung jawab belum bisa dikomfirmasi secara langsung. kami mencoba menghubungi melalui pesan whatsap, untuk itu pada pihak yang berwenang diharapkan agar dapat memeriksa UPT SDN1 Tanjung kurung terkait dugaan permainan anggaran dana BOS. (Red/admin)
